Diantara Berjuta Mata Air Ilmu

.

About


ShoutMix chat widget
Tampilkan postingan dengan label Tak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2011

Inilah Saat Anak Tak Pernah Menolak NASIHAT ANDA

Oleh. Ari Wahyono
Orang tua ingin anaknya lebih baik

Banyak orang tua mengeluh :
"Anak saya kalau di nasehati bandel sekali"
"Anak saya betul-betul nakal, setiap kali membuat kerusuhan dan membuat adiknya nangis"
"Setiap hari acaranya cuman nonton TV, bagaimana ya ini. Sudah coba saya bujuk untuk belajar tapi kok ya ga ada perubahan ya?"

dan seterusnya. Intinya keluhan bahwa NASEHAT si orang tua ini tidak di dengarkan dan di turut.


Dimana Masalahnya?
Otak anak-anak masih diatas normal mereka dominan kanan, dan ia memiliki cara berfikir PURE (murni) dan KRITIS. Data yang di baca otak mereka sangat obyektif. Keadaan dimana anak sangat kritis ini namanya keadaan geombang otak beta. Kritis, Peka, Aktif, Waspada, Realistik.

Jadi ketika anak anda sedang asyik bermain air dan anda katakan "Adik, berteduhlah....nanti Adik sakit masuk angin lho!!!". Nah ini lah saat kita (orang tua) mengatakannya anak anak ini mengkonfirmasi data dan informasi itu dan bertolak belakang. Di otak anak, "Lha sejuk dan asyik begini kok SAKIT??". Inilah yang membuat anak anda akan mengatakan, "Asyik ni mama, nanti deh..sebentar aku maen air lagi!".

Banyak orang tua dalam keadaan ini akan mengatakan, " Adik ini bandel banget sih!"


Agar Nasehat Tak TerTOLAK
Berikut tips nya: 
1. Pilih waktunya: Waktu yang baik memberi nasehat: Menjelang Tidur, Bangun Tidur, Saat Asyik, Saat Terkejut, Saat Takut, Saat Anak Sakit, Saat Anak Larut Bermain, Makanan dan minum Faourit, Jalan-jalan ke tempat yang diska.

2. Pilih kata-kata positif
Jangan gunakan kata "JANGAN", "TIDAK", dan kata berkonotasi NEGATIF

3. Berulang-ulang minimal 4 Kali

4. Gunakan Kesamaan Bahasa Tubuh

5. Gunakan Intonasi LEMBUT

6. Beri kepercayaan LEBIH

Lebih detal nantikan artikel berikutnya. Selamat mempelajari

Rabu, 23 Maret 2011

Cinta Seorang Anak

Anak-anak selalu mencintai Orang tuanya

Oleh. Ari Wahyono

Pagi ini terjadi dialog unik, antara seorang anak dengan ayahnya. Ketika tiba-tiba ada seorang kakek pagi ini melintas di depan rumah, Terjadilah dialog singkat dan mengharukan. Kebetulan anak ini memanggil Ayahnya dengan sebutan Abi. Anak ini namanya Ali Abdurrahman, ia bertanya "Simbah yang lewat tadi siapa Bi?". Abinya menjawab " Itu mbah Dar, Sudah sepuh ya Ali". Ali menyahut " Sepuh itu apa si Bi?" . Kembali si Abi menjelaskan dengan sederhana " Sepuh itu artinya umurnya sudah banyak, orang mengatakan sudah tua". Ali menimpali " Kalau sudah tua itu sudah mau meninggal ya Bi?". Abinya menjelaskan," Sebenarnya meninggal dunia ga harus tua, tapi bisa kapan saja. Namun kalo sudah tua ya biasanya lebih cepat".

Makin penasaran Ali bertanya lagi "Abi nanti juga tua?". Abinya menjawab pendek " ya Iya mas Ali, Abi kan sama seperti kakek itu". Ali tiba-tiba menangis kencang...."Aku ga mau Abi meninggal". Abinya kemudian mendekat dan menenangkannya, "Mas Ali, makanya mas Ali rajin sholat trus doakan biar Abi Panjang umur dan manfaat.....bisa menemani mas Ali sampai dewasa". Ali hanya terus melanjutkan nangisnya..."Pokoknya Ali ga mau Abi meninggal".

Subhanallah, Ali mencintai Abinya...tandanya ia takut kehilangan Abinya...Ia tak mau Ayahnya, Abinya meninggalkannya selamanya.Semoga dapat memetik kisah ini, CINTA memang DAHSYAT!
Selamat menyulam cinta bersama keluarga.

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources